Wednesday, April 9, 2014

Kata Orang itu "Baru"

"Baru kusadari kita beranjak dewasa, tak pernah kusadari.. Arti cinta seperti ini..."
"Hore... aku dapet baju Baru", teriak seorang anak kegirangan
"Hari ini aku Baru saja mendapatkan seorang wanita idamanku"

"BARU", sebuah kata yang memang banyak disukai oleh hampir oleh seorang penjuru di dunia. Konotasi kata tersebut menggambarkan sebuah kondisi dan situasi yang menyenangkan. Memang ketika teriakan kegirangan mendapatkan sebuah benda yang memang kita inginkan senantiasa menjadi kenikmatan sendiri. Apalgi bila seorang cowok atau cewek berhasil menggaet pasangan yang dia inginkan. Selidik punya selidik, itu berasal dari kata baru.
Yang menjadi lucu adalah, ketika "BARU", mereka begitu dielu-elukan, disayang, dimanja, layaknya sesuatu yang tidak boleh dipisahkan dari diri kita. Tapi perlahan namun pasti, kata-kata sayang dan suka tersebut berlangsung pudar karena kata "BARU" di awal tadi berganti menjadi " L A M A ".

Aneh memang, tetapi itu adalah sesuatu yang sudah sangat lumrah terjadi. Bukankan kita juga melihat, sesuatu yang kita anggap "LAMA" tersebut masih bisa digunakan ato disayang? tentu sangat bisa. Hanya saja ego untuk mendapatkan yang baru kembali mengalahkan itu semua.

Cermin penderitaan yang kulihat di kawasan kumuh, jembatan, dan dimana saja menjadi sebuah pemicu yang sangat sakit ketika kulihat benda yang ku anggap tidak "BARU" lagi tersebut menjadi sesuatu yang sangat istimewa untuk mereka. Pecutan bathin terasa sangat sakit, entah kenapa.. Aneh memang, tapi itu yang kurasakan.

Menghargai adalah sesuatu yang perlu kita garisbawahi. Faktor yang mampu mempertahankan ke"BARU"an dari munculnya pemikiran jauh lebih sempurna daripada sebuah fisik yang baru. "BARU" bukan berarti menikmati, namun "BARU" itu adalah menghargai apa yang sudah kita dapatkan.(*jambi)


Repost From : selubungmaya.blogspot.com

No comments :

Post a Comment